RASANYA JADI ISTRI???

ISTRI
IKHLAS: berkeinginan segera menikah dan menjadi istri harus disertai dengan niat yang ikhlas dan semata-mata karena Allah SWT.
SABAR: setelah berstatus istri dan menjalani pernikahan tentu yang hadir tak selalu indah, pasang surut keadaan baik emosional, finansial bahkan iman harus dihadapi dengan sabar.
TERBUKA: sebagai perempuan yang memiliki perasaan yang sangat halus, istri sudah seharusnya terbuka dan berterus terang kepada suami dimulai dari hal-hal kecil dalam berumah tangga.


RIDHO: suami an istri memiliki hak dan kewajiban satu sama lainnya, oleh karena itu istri diharapkan ridho atas kewajiban yang diberikan kepada suami dan ridho menerima hak  yang diberikan suami.
INDAH: jagalah keutuhan rumah tangga kita dengan menjadi istri yang indah untuk suami, mengindahkan penampilan, mengindahkan anak-anak, dan mengindahkan rumah.
          
             Sungguh setelah menikah selain mengejar ibadah kepada Allah agar rumah tangga selalu diliputi kedamaian, ketentraman dan rahmat Nya, maka banyak hal lain yang harus menjadi perhatian. Misalnya, anggaran rumah tangga apakah akan disusun perminggu atau perbulan. Target-target yang harus dicapai seperti kapan sebaiknya memiliki rumah dan mengakhiri masa mengontrak, meskipun mengontrak lebih romantis karena dari sudut manapun duduk selalu melihat suami, hihihi sebab kontrakan saya sekarang berukuran 5*6m.
          Visi Misi rumah tangga juga harus jelas, seperti saya dan suami “SAKINNAH BERSAMAMU-MAWADDAH SETIAP HARI-WA RAHMAH UNTIL JANNAH”, hihi yang jomblo dilarang baper yaaah. Serta hal yang paling krusial adalah membicarakan masalah keturunan, ada yang program terlebih dahulu untuk menikmati masa-masa pacaran setelah halal, atau ada yang lansung program untuk kehamilan. Namun, sebaik-baik program adalah program dari Allah SWT, menyerahkan kepada Allah kapan amanah itu akan dititipkan kepada kita.
Setelah saya menikah banyak dari teman-teman yang bertanya “Bagaimana rasanya jadi istri?”, awal-awal dulu saya hanya menjawab dengan candaan tapi dari hari ke hari saya berfikir tidak ada salahnya berbagi. Baiklah, akan saya jelaskan rasanya jadi istri. Rasanya, damai, tenang dan tentu bahagia, jika diberi nilai dari 1-10 maka akan saya jawab, 9 bahagianya dan 1 kurang bahagianya, bukan tidak bahagia loh ya tapi kurang bahagia. Kenapa? Karena kurangnya saya jauh dari orang tua, saudara dan sahabat-sahabat saya. Tapi, lebih dari itu perasaan menjadi seorang istri adalah damai, tenang, bahagia sebab bersama dengan dia yang kita cintai.
Tidak mungkin kan tidak ada masalah dan bahagia terus???? Tentu muncul pertanyaan seperti ini, “YA, Masalah adalah sesuatu yang pasti dalam sebuah rumah tangga dan masalah tidak akan merusak kebahagiaan apabila kita menghadapi dan menyelesaikannya dengan CARAnya”. Cara yang seperti apa??? Akan saya jelaskan pada postingan yang berikutnya...

TO BE CONTINUE
  

No comments

Leave a Reply

OWNER BLOG

OWNER BLOG